Rehat (Sebuah Napak Tilas)

Berorganisasi telah menjadi sesuatu yang sungguh menarik perhatian saya sejak dulu. Dimana ada kesempatan untuk menempa diri di organisasi kesiswaan ataupun kemahasiswaan, disitu saya berusaha untuk hadir dan aktif terlibat. Entah apa pendorongnya, tapi mungkin dorongan untuk membuktikan diri dan memberikan manfaat bagi orang banyak adalah beberapa faktornya.

Continue reading

MSc Story : Policy Analysis of Multi Actor System (Study Case in Kerala, India)

Kerala, India (Sumber : keralagreenery.com)

Ceritanya di Quarter ini salah satu mata kuliah yang saya ikuti bernama Policy Analysis of Multi Actor Systems. Salah satu case study-nya adalah tentang Kerala, salah satu daerah pinggir pantai di India bagian barat daya. Daerah ini punya natural resources yang sangat melimpah, hasil perikanannya banyak, dan banyak pohon kelapa yang bisa dimanfaatkan. Pariwisata juga cukup menjanjikan disana. Kualitas sumber daya manusia di sana sendiri juga cukup bagus, karena memilki literation rate tertinggi di India.

Continue reading

Menuju Indonesia Emas 2045, Apa Peran Pemuda? (Sebuah Catatan Lingkar Inspirasi PPI Belanda)

“Kalau kita tidak paham masa lalu, kita tidak akan pernah mengerti masa sekarang, dan kita akan kesusahan membayangkan masa depan.” (Prof. Salim Said)

Kutipan diatas dipaparkan oleh moderator (M. Syarif Hidayatullah, Erasmus University Rotterdam) sebagai pembuka diskusi hangat bertajuk “Lingkar Inspirasi” yang diselenggarakan PPI Belanda bekerjasama dengan KBRI pada 27 Oktober 2014 yang lalu. Mengambil tema “Menuju Indonesia Emas 2045, Apa Peran Pemuda?”, diskusi kali ini mencoba merefleksikan kembali bagaimana sejarah panjang perjuangan pemuda dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia, pelajaran-pelajaran apa yang bisa kita petik, dan langkah yang harus kita ambil ke depannya untuk mewujudkan cita-cita mulia mewujudkan Indonesia Emas 2045. Diskusi kali ini menghadirkan tokoh yang tidak sembarangan, yaitu Prof. Salim Said. Beliau adalah sejarawan yang tidak hanya mempelajarinya tetapi juga menjadi bagian dari sejarah itu sendiri. Beliau juga aktif sebagai penulis buku dan sempat menjadi Duta Besar RI untuk Czech Republic.

Continue reading

Ngobrol dengan Bule

Ceritanya akhir pekan kemarin saya dan istri beserta orang tua saya berangkat ke Jogja untuk menghadiri pernikahan sepupu saya. Kami berangkat pada sabtu pagi dan pulang minggu malam. Ternyata di perjalanan pulang saya dan istri saya duduk bersebelahan dengan seorang bule. Tadinya saya malu untuk menyapa duluan, maklum bahasa Inggris saya masih memble. Tapi pada akhirnya saya iseng bertanya, “where are you from?” and he said “I’m from the Netherlands.”

What a coincidence! Seketika dialog pun terjadi dan obrolan sangat mengalir. Kebetulan lainnya adalah ternyata dia berasal dari Enschede dan berprofesi sebagai dosen di Universiteit Twente. Menarik karena saya dulu sempat diterima di kampus tersebut sebelum akhirnya memutuskan untuk melanjutkan studi di TU Delft. Soal keputusan saya ini, dia pun mengakui bahwa kualitas TU Delft lebih baik daripada Twente, jadi insya Allah pilihan saya tidak salah ya 🙂 Kami juga banyak bertanya tentang aktivitasnya di Indonesia. Ternyata ini adalah kunjungan ketiganya ke Indonesia, dan kunjungan kali ini adalah untuk mengikuti konferensi di Bogor serta bertemu dengan para mahasiswa double degree di UGM. Ohya, dia juga sempat bilang tentang makanan di Belanda. Katanya, buat orang Indonesia yang varian makanannya sungguh beragam, hidup di Belanda akan jadi tantangan tersendiri karena mostly makanan di Belanda taste-nya tidak sevariatif di Indonesia. Terkait rencana studi saya dan istri saya yang berbeda universitas, dia bilang bahwa Delft dan Leiden jaraknya memang dekat, jadi tidak akan jadi masalah jika kami tinggal di Leiden dan saya menjalankan studi di Delft.

Sayangnya saya tidak sempat foto ataupun bertanya nama dan kontaknya. Saya juga tidak sempat mengucapkan selamat tinggal karena tiba-tiba dia sudah menghilang saja. Tapi ini menjadi sebuah pengalaman menarik dalam berbicara dengan orang asing. Nampaknya harus sering-sering berlatih bahasa Inggris lagi nih 🙂

 

Masih Banyak Orang Baik di Dunia Ini

Ceritanya hari kamis yang lalu saya pergi ke stadion utama Gelora Bung Karno (GBK) untuk memantu perkembangan pekerjaan kantor saya disana. Saya bersama teman kantor saya disana hingga sekitar maghrib. Seselesainya tugas kami disana, kami mampir sejenak di warung tempe mendoan yang ada di sekitar GBK. Entah karena sedang lapar atau karena sang pedagang punya resep rahasia, rasa tempenya sungguh maknyus! Lumayan lah untuk mengganjal perut, hehehe.

Continue reading

Mainan Baru : 2048

20140321-124554.jpg

Saya baru menemukan mainan baru. Sebuah game sederhana namun cukup adiktif. Namanya 2048. Simpel sekali aturannya : kita harus mengatur sedemikian rupa sehingga bisa membentuk tile 2048. Walaupun simpel ternyata game ini tidak semudah yang dikira dan butuh kejelian tersendiri. Pencapaian maksimal saya hanya sampai tile 512 seperti diatas ini. Bagaimana dengan anda?

Menatap 2014

Semangat pagi!

Apa kabar para pembaca semua? Sudah lama rasanya saya tidak menulis di blog ini. Hampir 3 bulan kurang lebih blog ini dibiarkan berdebu tak terawat oleh ide-ide tak inspiratif dari saya. Agak sayang dan malu sebenarnya karena sejak dulu banyak yang ingin dituliskan namun apa daya rasa malas dan berbagai kesibukan yang saya lakukan akhirnya menjadi justifikasi saya dalam menunda menulis lagi. Padahal sebenarnya ide itu harus segera dituliskan begitu kita dapatkan sehingga ide tersebut bisa dibaca orang lain dan mungkin menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar. Untuk itu mari kita coba untuk kembali merutinkan budaya menulis, at least 1 kali dalam seminggu, sehingga kemampuan menulis tetap terasah dan kerinduan para pembaca terhadap tulisan-tulisan (sok) inspiratif bisa segera terobati.

Continue reading

Olahraga Minggu Pagi

Pagi ini diawali dengan bermalas-malasan. Maklum, namanya juga hari minggu :p Tapi berhubung saya belum olahraga minggu ini jadi saya memaksa diri untuk bangun dan berolahraga pagi. Tinggal di kalibata city memang memudahkan saya untuk berolahraga sesuai keinginan. Bisa dengan lari pagi, berenang, ataupun fitness gratis. Akhirnya lari+jalan pagi pun jadi pilihan saya. Lumayan, tidak terlalu melelahkan tapi tetap menyehatkan. Paling tidak bisa jadi lebih semangat menjalani hari ini. Anyway, sudahkah anda berolahraga hari ini?

Posted from WordPress for Android

#RoadToEurope : Sekilas Tentang Beasiswa Pendidikan Indonesia (Beasiswa LPDP)

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (Sumber : http://scholarshipsbank.com/)

Semangat pagi pembaca! Kembali lagi bersama saya disini =D

Setelah lama vakum menulis tentang #RoadToEurope, izinkanlah saya kembali menulis tentang topik ini. Saya ingin berbagi cerita tentang proses seleksi beasiswa yang sedang saya ikut, yaitu beasiswa pendidikan Indonesia yang dikelola oleh LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Sedikit overview, LPDP merupakan lembaga yang mendapat mandat dari pemerintah Indonesia untuk mengelola dana abadi pendidikan yang jumlahnya sangat besar. Dana ini akan dipergunakan sebagai beasiswa untuk mereka-mereka yang ingin melanjutkan studi magister dan doktoral baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu dana ini akan dipergunakan juga sebagai last resort jika terjadi bencana alam yang merusak infrastruktur pendidikan di Indonesia. Beasiswa ini menurut saya sangat recommended karena tidak ada sistem kuota yang diterapkan disini, artinya berapapun yang memenuhi kriteria pasti akan diberangkatkan. Beasiswa yang dicover pun juga full, sehingga kalian tidak perlu khawatir akan kekurangan biaya hidup selama menjalani studi. Informasi lebih lanjutnya silahkan buka website LPDP disini.

Continue reading

#RoadToEurope : Tips Sukses Tes IELTS

Keep Calm and Pass IELTS! (Sumber : http://www.stgeorges.co.uk/)

Semangat pagi!

Akhirnya saya dapat kesempatan untuk menulis lagi. Kali ini saya mencoba untuk memaparkan tips and trick untuk bisa sukses dalam menjalani salah satu tes yang menjadi syarat umum untuk mendaftar beasiswa ataupun kuliah di luar negeri : IELTS. Sebenarnya selain IELTS ada pilihan lain yaitu TOEFL IBT (Internet Based) namun berhubung saya tidak mengambil TOEFL IBT rasanya saya tidak cukup kapabel untuk memberikan tips terkait TOEFL IBT. IELTS ataupun TOEFL IBT sendiri menjadi suatu kewajiban untuk mendaftar sekolah ke luar negeri karena memang bahasa pengantar yang digunakan umumnya adalah bahasa Inggris, sehingga penting untuk bisa lolos tes ini. Sedikit intermezzo, kebanyakan beasiswa ataupun perguruan tinggi mensyaratkan skor minimal IELTS sebesar 6,5, untuk itu penting bagi anda yang ingin mengambil tes IELTS ini untuk bisa mencapai skor tersebut.

Continue reading