Day 3 : Lebaran #mudik2013

Alhamdulillah, akhirnya hari yang dinanti pun telah tiba : Idul Fitri. Para warga sekitar kampung Damaran, Klaten sangat bersemangat menyambut datangnya hari kemenangan. Ini ditunjukkan dengan kumandang takbir dimana-mana dan penampilan mereka yang menggunakan pakaian terbaik mereka untuk melaksanakan shalat ied. Tak ketinggalan saya beserta keluarga melaksanakan hal yang sama.

Shalat ied di kampung halaman saya ini dilaksanakan di sebuah lapangan sepak bola. Tempatnya cukup luas sehingga bisa menampung lebih banyak lagi orang bila dibandingkan dengan jumlah yang selama ini melaksanakan shalat. Pelaksanaan shalat ied sendiri berjalan lancar, namun saat khutbah saya sempat menemukan tomcat yang berkeliaran di sajadah saya. Setelah hampir setahun tidak bertemu karena pertemuan terakhir kami terjadi di lab residensi, akhirnya saya dipertemukan kembali dengan tomcat di klaten. Jauh sekali ya?

Anyway, setelah selesai shalat ied, ritual yang dilaksanakan seperti halnya keluarga-keluarga lain adalah salam-salaman dan saling bermaafan. Nah, yang membuat prosesi maaf-maafan kali ini spesial adalah saya memohon doa restu kepada kedua orang tua dan eyang saya agar dilancarkan dalam persiapan dua hal besar yang insya Allah akan dijalani di tahun 2014 nanti. Semoga semuanya benar-benar lancar, amin! Selain prosesi maaf-maafan ini, tentunya acara kumpul-kumpul keluarga sudah menjadi rutinitas kami, tak terkecuali tahun ini. Momen kumpul ini saya manfaatkan untuk berbagi THR. Alhamdulillah, setelah 22 tahun tidak pernah mampu memberi THR akhirnya saya bisa memberi THR dengan uang saya sendiri! Mungkin jumlahnya tak seberapa, tapi ekspresi kebahagiaan yang terpancar dari muka mereka yang menerima sungguh tak ternilai harganya. It’s priceless. Semoga kedepannya saya terus bisa berbagi dengan eyang dan saudara-saudara saya.

Kegiatan di hari lebaran ditutup dengan jalan-jalan keliling Klaten dan sekitarnya. Ayah saya mengajak kami beserta om untuk pergi ke beberapa proyek yang dikerjakan kantornya. Ada tempat pemandian yang kebetulan saat itu sedang tutup. Nuansanya terasa seperti di Belanda karena bangunannya menggunakan batu bata. Semoga ini pertanda bahwa saya akan dimudahkan menuju ke Belanda ya, amin! Tak lupa kami wisata kuliner dengan mencicipi pecel wader yang rasanya maknyus!

Image

Image

Sekian dulu cerita day 3. Nantikan cerita di hari-hari selanjutnya. Terakhir, selamat Idul Fitri buat para pembaca semua, mohon maaf atas segala tulisan yang menyakiti hati ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s