Four Months and Still Counting :)

Semua berawal di akhir Februari ketika saya mengantar teman-teman saya dalam rangka membantu kawan yang akan menikah. Secara random, tiba-tiba saya dipromosikan melalui twitter oleh kawan-kawan saya. Saya sih bersyukur saja, hehehe. Tapi yang membuat saya kaget adalah ada seseorang yang memberikan respon sangat serius. Seorang lulusan Psikologi UI angkatan 2008 yang kebetulan juga sama-sama single. Kitty namanya. Well, awalnya hal itu hanya jadi angin lalu saja, tapi lama-lama saya jadi kepikiran terus. Mungkin ini cara Tuhan menjawab doa saya saat itu. Akhirnya dengan malu-malu pun, saya memberanikan diri untuk berkenalan dengannya, itu pun via twitter lewat teman saya. Sungguh saya memang amat pemalu untuk urusan seperti ini, hahaha.

Awalnya saya malu, takut dengan kapasitas saya yang hanya rakyat biasa saja. Saya takut dia berekspektasi tinggi terhadap saya. Saya pun juga takut gagal lagi, karena sudah cukup lelah diri ini mengalami kegagalan yang sama. Saya pun hanya bisa berdoda dan harap-harap cemas, semoga kali ini saya benar-benar cocok dengannya. Alhamdulillah, gayung pun bersambut. Kitty orang yang sangat ramah, care, talkative, dan senang bercanda. Satu bulan kenalan, akhirnya tanggal 4 April menjadi tanggal jadi kami🙂

Selama 4 bulan bersama, banyak hal yang sudah kami lewati. Suka duka dalam relationship tentunya menjadi pembelajaran buat kami agar menjadi lebih dewasa. Tapi ada yang sangat saya suka dari dirinya : dia tau bagaimana menempatkan diri untuk saya, dan dia juga mau menerima saya adanya apa. Dia pun sangat supportif dan terus memotivasi saya menjadi orang yang lebih baik lagi. Dia mengingatkan saya akan mimpi-mimpi dan cita-cita yang harus saya kejar, seperti misalnya melanjutkan studi s2 di luar negeri. Setiap hari bekerja, saya selalu bersemangat menanti saat-saat pulang agar bisa bertemu dengannya. Memang ini sebuah motivasi yang salah sih, jadi jangan ditiru ya, hahaha. Tapi poinnya adalah, saya tidak tahu apakah saya bisa kuat bertahan dengan dinamika dunia kerja dan segala tekanannya jika saya tidak bertemu dengannya. Saya hanya bisa bilang, terima kasih karena telah hadir di kehidupan saya🙂

Kini, kami telah merencanakan untuk maju ke jenjang yang lebih jauh lagi. Semuanya serba cepat memang, tapi saya selalu berdoa dan berharap semoga ini adalah jalan yang terbaik. Semoga Allah memberikan kami kemudahan dalam menjalaninya, dan semoga kami bisa mencapai tujuan, mimpi, dan cita-cita kami bersama. Amin🙂

 

Image

Salah satu foto favorit saya🙂 (Dokumentasi Adik Saya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s