Perjuangan Mendukung Merah Putih #2 : Matchday!

Halo para pembaca! Kali ini saya akan mencoba berbagi cerita tentang seperti apa suasana di stadion selama pertandingan Indonesia vs Arab Saudi berlangsung. Tentunya diawali dan diakhiri dengan cerita perjuangan saya masuk dan keluar dari area senayan. Buat yang belum sempat membaca bagaimana perjuangan saya dan kawan-kawan dalam berburu tiket pertandingan ini dapat mampir kesini untuk membacanya.

Setelah saya dan teman-teman saya telah mendapat tiket, kami sepakat untuk berpisah sejenak dan bertemu lagi di fx sekitar jam 5 sore. Oiya, selain bersama teman-teman kuliah saya, saya juga mengajak kawan-kawan SMA saya untuk ikut nonton bersama. Mereka adalah Andra (@andradjaafara), Somad (@alhadiidsomad), dan Cay (@ardynano). Mereka juga saya minta untuk berkumpul di fx jam 5 untuk kemudian berangkat bersama-sama. Berhubung pertandingan berlangsung jam 7 malam, kami harus masuk secepat mungkin demi mendapat spot yang enak. Pengalaman waktu menonton Indonesia vs Bahrain tahun 2011 lalu, saya mendapat spot persis di belakang obor tinggi besar yang menganggu pandangan. Karena itu saya tidak ingin mengalami hal yang sama lagi.

Sayangnya, lalu lintas di Jakarta saat itu sungguh tidak bersahabat. Butuh waktu hingga 1,5 jam untuk saya bisa mencapai Senayan dari daerah Kalibata. Lampu merah yang bukan memperlancar tapi memperlambat, arus lalu lintas ke arah senayan yang super padat, serta cuaca buruk membuat kesialan saya semakin lengkap. Beruntung saya bisa mendapatkan parkir di dalam fx, jika tidak saya sudah tidak tahu lagi nasib saya seperti apa. Anyway, saya akhirnya tiba di fx sekitar pukul 17.30. Untuk mempercepat, saya akhirnya meminta Ijul, Aud, dan Mushofi untuk langsung ke stadion saja tanpa perlu menunggu saya. Disana mereka menunggu kedatangan Andre si mama tomcat (@andreasmanaor) yang sedang berbahagia karena baru saja membuat jas untuk wisudanya. Saya pun juga meminta kepada Andra, Cay, dan Somad agar langsung bertemu saja di depan pintu IX supaya bisa segera masuk.

Hujan sudah turun dengan cukup deras. Tapi saya tak punya pilihan. Dengan payung andalan, saya pun belari menembus hujan menuju stadion. Sesampainya di pintu XI ternyata Ijul dkk telah masuk stadion, sedangkan Andra dkk belum terlihat keberadaannya. Tak berapa lama, mereka muncul. Langsung saja kami masuk dan mencari posisi yang nyaman untuk ditempati.

Di dalam, saya langsung melihat posisi dimana Ijul dkk duduk. Posisinya cukup nyaman dan masih ada beberapa kursi kosong yang cukup untuk saya serta Andra dkk. Permasalahannya hanya satu : atap diatas kursi-kursi tersebut bocor. Berhubung sudah kepalang basah, kami nekat saja untuk duduk di kursi “basah” tersebut. Toh debit air saat itu tidak terlalu besar.

Saat itu waktu menunjukkan sekitar pukul 18.15, sekitar 45 menit menuju kick off. Tapi suasana stadion sudah sangat ramai oleh para supporter Indonesia. Rasanya stadion hampir penuh saat itu. Sebuah kondisi yang mungkin tak diduga oleh banyak orang, mengingat kondisi persepakbolaan Indonesia yang saat ini tengah carut marut. Optimisme muncul ketika para pemain yang dipanggil akhirnya merupakan pemain-pemain terbaik Indonesia dan dilatih oleh duet pelatih terbaik Indonesia saat ini. Mungkin karena hal ini masyarakat menjadi antusias untuk mendukung Indonesia.

Image

Dokumentasi Pribadi

Image

Dokumentasi Pribadi

Dukungan terhadap Boaz Salosa dkk tidak henti-hentinya mengalir, bahkan sejak mereka masih melakukan pemanasan. Berbagai lagu supporter dikeluarkan demi memacu semangat para pemain agar bisa mengalahkan Arab Saudi. Salah satunya adalah lagu yang sempat saya rekam yang bisa disaksikan disini. Oh iya, satu hal yang benar-benar membuat saya terharu saat menonton pertandingan sepakbola langsung di stadion adalah saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Saya selalu menyanyikan lagu ini setiap upacara sejak SD hingga SMA, tapi hanya saat bernyanyi bersama para supporter lah hati saya menjadi bergetar saat menyanyikannya. So, buat kalian yang masih menganggap remeh lagu Indonesia Raya, cobalah untuk datang ke stadion saat Indonesia bertanding dan rasakan sensasi menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Anyway, pertandingan akhirnya dimulai. Indonesia memang lebih banyak bertahan dan menunggu saja mengingat kualitas Arab Saudi memang lebih diatas Ponaryo Astaman dkk. Namun lewat sebuah serangan balik yang diawali tendangan langsung penjaga gawang Kurnia Meiga, Boaz Salosa berhasil melepaskan tendangan terukur ke pojok gawang Arab Saudi. 1-0 untuk Indonesia. Suasana stadion pun langsung bergemuruh saudara-saudara! Bahkan ada supporter yang menyalakan red flare layaknya stadion-stadion di Italia. Suasana yang luar biasa!

Suasana Pasca Gol Boaz Salosa (Sumber : Bimandra Djaafara)

Suasana Pasca Gol Boaz Salosa (Sumber : Bimandra Djaafara)

Sayangnya permainan timnas kita kurang konsisten dan sering hilang fokus sehingga akhirnya harus kejebolan 2 gol oleh Arab Saudi. Pemain terbaik dalam pertandingan itu menurut saya adalah Kurnia Meiga karena telah berhasil melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. Rasanya Indonesia akan kebobolan lebih banyak gol jika gawang tidak dijaga Meiga. Terlepas dari hasil yang diraih, perjuangan para pemain dan juga dukungan para supporter layak diacungi jempol. Mereka tidak takut dan tak peduli dengan kelas dari sang lawan yang dihadapi. Mudah-mudahan ada peningkatan permainan di laga-laga selanjutnya.

Bicara soal suasana pertandingan, saya tadi sempat bilang bahwa saya dan teman-teman mendapat spot yang bocor. Awalnya bocornya tak seberapa, namun semakin lama bocornya semakin besar dan intensitas air yang jatuh semakin besar. Saya sampai harus menyiapkan berbagai perlindungan seperti handuk, tas, dan baju kotor untuk meminimalkan dampak terkena air. Namun semua seperti sia-sia, karena saya tetap saja basah kuyup. Agak disayangkan memang, stadion sekelas GBK mengalami masalah seperti ini.

Selain bocornya atap stadion GBK, ada dua kejadian menarik lainnya yang terjadi. Pertama adalah sempat terlihat ada keributan antara para supporter Arab Saudi dan supporter Indonesia. Entah siapa yang memulai, karena saya hanya bisa melihat dari jauh. Yang jelas bentrok ini sampai membuat para pendukung Arab Saudi harus pulang lebih cepat demi menghindari bentrokan yang lebih besar. Lagi-lagi sebuah kejadian yang amat disayangkan. Kejadian kedua adalah dijebolnya gerbang di luar GBK yang biasanya memang selalu tertutup rapat dan hanya menyisakan lubang kecil untuk pintu keluar bagi ribuan orang. Bisa dibayangkan betapa frustasinya para supporter melihat kondisi seperti itu. Mungkin karena sudah tidak tahan, akhirnya mereka berbondong-bondong mendobrak pagar tersebut dan akhirnya terbuka.

Pintu Gerbang GBK berhasil didobrak para supporter (Dokumentasi Pribadi)

Pintu Gerbang GBK berhasil didobrak para supporter (Dokumentasi Pribadi)

Pasca pertandingan, saya dan teman-teman saling memisahkan diri berhubung tujuan pulang kami berbeda-beda. Tak lupa kami foto-foto di GBK karena kesempatan untuk bisa menonton timnas tidak selalu datang. Perjalanan pulang saya sendiri sungguh adalah perjalanan yang sangat panjang karena kemacetan yang amat sangat dari senayan hingga semanggi. Butuh 3 jam untuk bisa sampai ke rumah dari waktu normalnya hanya sekitar 1 jam. Faktor weekend dan lokasi GBK yang dekat fx, Plaza Senayan, serta Senayan City membuat kemacetan menjadi super parah. Beruntung saya ditemani oleh Andre sehingga saya bisa menghilangkan kebosanan sambil ngobrol santai.

Itulah sedikit cerita saya selama pertandingan Indonesia vs Arab Saudi. Semoga cerita yang saya tuliskan disini cukup menarik dan menginspirasi teman-teman untuk bisa ikut mendukung timnas Indonesia langsung di GBK. Adios!

Para Pejuang #1 (ki-ka) : Mushofi, Ijul, Andre, Aud (Dokumentasi Pribadi)

Para Pejuang #1 (ki-ka) : Mushofi, Ijul, Andre, Aud (Dokumentasi Pribadi)

Para Pejuang #2 (ki-ka) : Cay, Somad, Andra (Dokumentasi Pribadi)

Para Pejuang #2 (ki-ka) : Cay, Somad, Andra (Dokumentasi Pribadi)

Pejuang #3 : Saya (Dokumentasi Pribadi)

Pejuang #3 : Saya (Dokumentasi Pribadi)

One thought on “Perjuangan Mendukung Merah Putih #2 : Matchday!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s