God Really Has a Sense of Humour

Cerita ini bermula ketika saya bersama seorang kawan saya (sebut saja si Z) sedang berjalan berdua malam-malam di kampus. pretty romantic, huh? Saya lupa juga dalam rangka apa, tapi yang saya ingat kita sedang berdiskusi tentang masalah pribadi si Z . Let’s say that si Z berada dalam kondisi galau apakah harus mengungkapkan sesuatu terhadap Ms. X atau tidak. Dan saya hanya mencoba untuk berada dalam posisi sebagai pemberi masukan, dengan memberi insight tentang apa resiko jika diungkapkan ataupun tidak diungkapkan.

Perdebatan cukup sengit dan tetap berputar-putar tanpa menghasilkan solusi. Tapi yang sangat mengganggu adalah suara alarm mobil yang terparkir di depan selasar planologi yang sangat annoyingI don’t really know how to describe the annoying noise, it’s just really annoying. Yang jelas suaranya seperti alarm mobil yang pintunya berusaha untuk dibuka paksa. Yang lebih menyebalkan lagi adalah, suaranya hilang dan muncul secara tidak teratur! Kadang alarmnya berbunyi terus tidak berhenti-berhenti, namun tiba-tiba si alarm ini bisa berhenti. Di saat kami pikir mobil ini sudah waras, tiba-tiba si alarm berbunyi lagi. Sungguh si pemilik mobil ini benar-benar tidak mengerti cara menjaga mobilnya agar tidak berisik.

Di tengah perdebatan saya dan Z, kami memiliki ide bodoh. Kami bersepakat bahwa keputusan yang diambil akan ditentukan dengan suara alarm mobil yang annoying itu. Jika alarm mobil berbunyi saat kami lewat di depannya, maka Z harus mengungkapkan kegalauannya terhadap X. Tapi jika tidak berbunyi maka hal tersebut tak perlu dilakukan. Tentunya langkah kaki kami tidak kami buat-buat dan kami tetap berjalan normal hingga ke depan mobil tersebut. AND GUESS WHAT??? Alarm mobil kembali berbunyi saat kami tepat berada di depan mobil tersebut!!!

Kami berdua langsung tertawa terpingkal-pingkal. Kami sudah tidak paham lagi dengan cara Tuhan memberikan jawaban atas permasalahan yang sedang dihadapi Z. God really has a sense of humor. And He gave the answer to our problem with style. Mungkin itulah cara Tuhan mengingatkan kita bahwa hidup ini terlalu sayang untuk tidak kita nikmati. Sesekali kita harus berusaha untuk lebih santai dan mensyukuri segala momen dan kejadian yang kita alami, karena semua ada hikmahnya. Dan mungkin kita terlalu serius sampai-sampai tak punya waktu untuk tertawa dan tersenyum, karena itulah Tuhan memberikan kita sedikit humor. So, just laugh your life! Because the joke is all around us, and all you have to do is laugh! :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s