Tangkuban Perahu Hiking Trip : Jalan-Jalan Biasa yang Tidak Biasa! (1)

Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang kegiatan jalan-jalan saya kemarin. Objek yang dituju adalah Gunung Tangkuban Perahu. Bisa dibilang bukan objek yang seru dan cukup menarik karena untuk mencapainya sendiri bisa dengan memakai kendaraan, namun yang membuatnya berbeda adalah bagaimana cara menuju kesana yaitu dengan jalan kaki alias hiking! Ya, berhubung saya dan kebanyakan teman-teman saya belum pernah merasakan naik gunung, jadi tidak ada salahnya untuk mencoba hal ini. Tangkuban perahu dipilih sebagai objek karena tidak terlalu jauh dan bisa dibilang cukup mudah.



Singkat cerita, pasukan dan perlengkapan pun disiapkan. Rencana telah diatur jauh-jauh hari agar bisa berangkat dengan nyaman. Dan inilah para pejuang ET08 yang siap mempertaruhkan nyawa demi menuju puncak tangkuban perahu.


Dokumentasi Pribadi

Berangkatlah kami semua dari kampus ITB pukul 7 pagi. Villa istana bunga menjadi tujuan kami karena dari sanalah pendakian dimulai. Kami pun segera menyusuri jalan setapak yang ada disana. Perjalanan disini masih cukup mudah, yang menantang hanyalah tanjakannya yang cukup menguras stamina. Tapi rasa lelah yang mendera di awal perjalanan ini terbayarkan oleh pemandangan indah yang mungkin sudah jarang ditemukan di tengah kota Bandung.


Dokumentasi Pribadi

Medan kami menjadi sedikit lebih sulit setelah 30 menit perjalanan karena kami mulai masuk area kebun teh. Jalanan menjadi sempit dan lebih mirip selokan. Tapi perjalanan tetap menarik dan menyenangkan.Β Mungkin seperti salah satu adegan di petualangan Sherina ya. Panas terik yang kami rasakan disini tidak menggoyahkan semangat kami untuk terus bisa menuju puncak. Tak jarang juga saya dan teman-teman menemukan sejumlah objek menarik untuk didokumentasikan.

Dokumentasi Pribadi
Satu hal yang membuat saya sedikit kaget adalah ternyata kami akan melewati hutan walaupun cuma sebentar. Saya kaget karena saya tidak mempersiapkan untuk hal ini, sehingga saya hanya memakai celana pendek dan sandal gunung. Tapi tak apa, demi merasakan puncak tangkuban perahu harus tetap semangat gan! Kami sempat tersasar di tengah perjalanan karena Iqbal selaku guide lupa dimana jalan yang seharusnya dilewati. Untungnya kami menemukan jalan yang kami anggap benar, dan ternyata merupakan hutan belantara. Well, medan yang kami lalui di hutan ini sungguh luar biasa dan tidak akan terlupakan. Seperti apa medannya? Tunggu saja di cerita berikutnya!πŸ˜€

Foto terakhir sebelum masuk hutan. Apakah akan tetap tersenyum setelah keluar hutan?
(Dokumentasi Pribadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s