Dari Tomcat di Residensi Sampai Demo BBM

Semalam sepertinya saya lelah sekali sampai-sampai saya langsung tertidur pasca shalat isya. Niatan untuk menulis rutin pun gagal. Tapi tak apa, hari ini yang penting menulis lagi.

Pagi ini banyak berita menarik yang saya dapatkan. Pertama adalah kabar masuknya tomcat ke kampus, lebih tepatnya ke ruang residensi TA telematika, tempat saya dan teman-teman saya biasa main PESΒ menginap, bercengkerama dan mengerjakan tugas akhir. Bahkan kabarnya seorang teman saya menjadi korbannya juga. Hal ini otomatis membuat saya dan mungkin teman-teman di kampus menjadi khawatir. Tapi setelah saya cari-cari ternyata tomcat tidak mematikan. Asalkan tidak terkena racunnya maka kita masih aman. Jika menempel maka jangan ditepuk tapi cukup ditiup saja. Lakukan penanganan pertama dengan mencuci bagian tubuh yang terkena tomcat dengan sabun, terutama sabun antiseptik. Jika sudah terkena racunnya maka lebih baik langsung dibawa ke puskesmas ataupun rumah sakit terdekat, karena mereka lebih tahu bagaimana penanganannya dan obat apa yang cocok. Mudah-mudahan kita semua bisa waspada dan tetap berhati-hati terhadap tomcat.


Tomcat di Residensi Telematika
(Foto oleh Sandy Akbar Nusantara)

Kabar kedua yang saya dapatkan pagi ini adalah demonstrasi besar-besaran dari kawan-kawan mahasiswa seluruh Indonesia dan juga dari para buruh. Dari ITB pun juga tidak ingin ketinggalan untuk ikut serta dalam demonstrasi ini. Eksistensi pun sudah ditunjukkan dengan tampilnya Tizar selaku presiden KM-ITB bersama para perwakilan BEM-SI di acara Apa Kabar Indonesia Pagi. Pada intinya rekan-rekan mahasiswa menyatakan menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM karena dianggap tidak memihak kepada rakyat. Mudah-mudahan apa yang disuarakan teman-teman mahasiswa bisa didengar oleh para anggota DPR yang akan sidang paripurna hari ini. Dan tentunya semua pihak berharap bahwa aksi hari ini tidak berujung anarkis seperti yang sempat saya lihat di berita. Anarkisme bukan solusi yang positif untuk menyuarakan perubahan, apalagi oleh mahasiswa ITB. Berbicaralah berdasarkan kajian, data, dan fakta, serta dengan langkah nyata. Semoga sukses buat semua!


Menko Eksternal Kabinet KM-ITB, Ramadhani Pratama, berorasi di depan BEM-SI
(Foto oleh @MG_ITB & @KM_ITB)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s