Berubahnya Kebutuhan Primer Manusia : Sebuah Opini Pribadi

Ingatkah anda saat dulu belajar IPS saat SD ataupun belajar ekonomi saat SMP bahwa ada kebutuhan primer, sekunder, dan tersier?


Ingatkah anda apa saja yang termasuk kedalam kebutuhan primer itu?


Saya yakin anda masih ingat bahwa kebutuhan primer adalah sandang, pangan, dan papan. Namun melihat perkembangan masa sekarang, sepertinya kebutuhan primer saat ini sudah berubah, terutama buat para mahasiswa dan eksekutif muda. Setidaknya, menurut saya sudah ada tiga kebutuhan primer lain : listrik, handphone, dan internet. Mungkin bisa disimplifikasi menjadi dua : energi dan telekomunikasi.


Mengapa saya bilang demikian?


Ada beberapa contoh yang saya lihat. Pertama, setiap saya berkumpul bersama teman-teman di rumah seseorang ataupun berada di sebuah tempat untuk mengerjakan tugas, yang dicari terlebih dahulu pasti adalah stop kontak. Ya, stop kontak menjadi syarat penting agar kita bisa survive. Entah untuh charging HP, charging laptop, ataupun perangkat elektronik lain yang dibutuhkan. Semua aktivitas kita sungguh tergantung dari perangkat elektronik. Tanpa sumber listrik, tidak ada yang bisa kita lakukan. Inilah bukti bahwa energi listrik saat ini telah menjadi kebutuhan primer.


2124521_stce426.jpg (254×275)
looking for this thing?

Contoh kedua yang saya lihat adalah dari pengalaman saya sendiri. Sudah seminggu ini akses internet di kosan saya mati. Apa akibatnya? Saya kesulitan melakukan berbagai aktivitas. Hal ini karena memang apa-apa yang sedang saya kerjakan banyak bergantung kepada internet, seperti untuk mencari literatur dan referensi tugas akhir, mengirim file, atau bahkan untuk hal-hal yang bersifat fun seperti update status FB ataupun sekedar ngetweet. Memang saya masih bisa untuk mengakses internet via ponsel saya, namun banyak hal yang masih sulit dilakukan jika harus mengakses internet via ponsel sehingga akses internet untuk laptop saya masih sangat diperlukan. Saya yakin bukan hanya saya yang pernah mengalami permasalahan berkurangnya produktivitas akibat tidak adanya akses internet seperti ini. Sekali lagi terbukti bahwa internet juga telah menjadi kebutuhan primer.


e2236eeb8ca492298ce5269000705f8d375fdde7b37a68e973b9728489960b40.jpg (466×300)
tanpa internet hidup kita jadi susah



Yang terakhir ini lebih berdasarkan pengamatan saya sehari-hari. Kini rasanya hampir semua orang dari berbagai strata sosial memiliki ponsel. Jenisnya pun bervariasi, mulai dari yang harganya hanya 200ribuan yang hanya bisa untuk telpon dan sms sampai yang harganya mencapai 7 juta dengan berbagai fitur yang canggih. Bahkan saya pernah menemui seorang pedagang minuman yang memiliki ponsel yang sama dengan saya! Menurut saya, hal ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat sudah semakin meningkat dan teknologi kini sudah semakin terjangkau masyarakat dengan harganya yang semakin murah. Dari sini saya bisa menyimpulkan bahwa handphone juga telah menjadi kebutuhan primer.

jenis+handphone.jpg (480×387)
handphone makin terjangkau dan makin dibutuhkan



Inilah hasil dari observasi saya selama beberapa kesempatan terakhir. Mungkin kesimpulan saya ini salah dan terlalu subjektif, silahkan anda yang menilai. Namun rasanya hal ini memang sudah menjadi realita yang benar adanya, setidaknya bagi para mahasiswa ataupun para eksekutif muda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s