Rencana 2012

Seperti biasa, tahun yang baru dan semester yang baru tentu saja diawali dengan resolusi dan rencana-rencana baru yang ingin direalisasikan selama setahun ataupun satu semester kedepan. Saya pun tak mau ketinggalan. Walaupun sebenarnya ada kekhawatiran bahwa hal ini hanya akan jadi formalitas belaka karena tidak istiqomah dalam keberjalanannya, tapi saya merasa membuat rencana itu sangat penting. Karena ada yang bilang bahwa gagal merencanakan = merencanakan kegagalan. Well, siapa sih yang mau gagal? Pastinya tidak ada, begitu pula dengan saya. Karena itu saya mencoba menyusun hal-hal yang ingin saya coba lakukan di semester yang baru ini.

1. Puasa Senin-Kamis
Melihat kondisi perut dan kebugaran fisik saya yang sangat buruk, rasanya saya memang harus memulai gaya hidup sehat. Dan puasa senin-kamis adalah salah satu cara yang akan saya coba. Bisa dibilang ini merupakan semacam metode diet yang mudah dan praktis. Yang sulit adalah merutinkan dan mengawalinya, terutama karena dilakukan di luar bulan Ramadhan. Percobaan pertama saya sudah gagal pada pagi tadi, jadi mudah-mudahan tidak gagal lagi untuk kedepannya.

2. Olahraga
Ini sepertinya adalah rencana yang kerap kali saya masukkan selama beberapa semester ini, namun selalu gagal. Lagi-lagi yang sulit adalah memulai dan merutinkannya. Ketika ada kesempatan selalu saja rasa malas mendadak menyerang dan membuat saya menunda-nunda berolahraga dan akhirnya gagal. Namun untuk kali ini saya tidak ingin gagal lagi. Kondisi tubuh yang sering sakit-sakitan membuat saya berniat untuk lebih rutin lagi lari pagi supaya lebih bugar.

3. Menulis
Terinspirasi dari salah satu dosen ITB yang sangat rajin nge-blog, saya pun terdorong untuk mulai menulis. Blog pun menjadi media andalan saya. Sudah sekitar dua atau tiga tahun ini saya aktif menulis blog. Ada saat-saat dimana saya rutin menulis tiap hari, namun tidak jarang saya mengalami masa-masa mandek dan malas sehingga blog saya tidak diperbaharui. Namun kali ini saya mencoba untuk kembali merutinkan menulis di blog. Seperti saran pak Budi Rahardjo, saya kembali akan mencoba melakukan one day one post di blog saya, walaupun hanya berupa foto ataupun tulisan singkat. Karena yang sulit dari menulis adalah memunculkan ide dan inspirasinya, namun sebenarnya hal ini bisa dipaksakan karena ide itu ada di sekitar kita, dan dengan menulis setiap hari kita akan semakin terangsang untuk menjadi lebih kreatif.

Selain menulis di blog, saya akan mencoba untuk lebih serius di bidang jurnalistik. Kebetulan saya terlibat di dua majalah dengan segmentasi dan tema yang berbeda, yaitu majalah Elektron dan majalah Halo Ganesha. Kesempatan ini akan saya coba manfaatkan dengan sebaik-baiknya agar saya bisa meningkatkan kemampuna menulis saya dan membuat tulisan yang kreatif dan inspiratif.

4. Kursus Bahasa Inggris
Saya merasa kemampuan bahasa inggris saya sungguh sangat payah. Sayangnya saya tidak berusaha meningkatkan kemampuan saya sejak dulu, dan akibatnya baru terasa sekarang. Tapi yasudahlah, yang lalu biarkanlah berlalu. Karena itu meningkatkan kemampuan bahasa inggris menjadi salah satu rencana saya semester ini. Saya masih mencari kira-kira program apa yang tepat buat saya, apakah TOEFL Preparation ataukah cukup General English saja. Selain itu pemilihan tempat kursus juga menjadi pertimbangan tersendiri. Mudah-mudahan akhir bulan ini ataupun awal bulan depan saya sudah bisa menentukan pilihan agar kemampuan bahasa inggris saya tidak jalan di tempat.

5. Penghasilan Sendiri
Ini sempat menjadi resolusi saya, walaupun saya lupa persisnya apakah resolusi 2010 atau 2011. Berawal dari rasa malu karena masih mendapat angpao saat lebaran di usia-usia mendekati kepala dua, saya berniat bahwa saya harus bisa segera menjadi orang yang memberi angpao. Namun apa daya, hal ini memang cukup sulit. Namun kali ini saya mulai mencoba mencari penghasilan kecil-kecilan dengan menjadi tukang jual pulsa. Untungnya memang belum seberapa karena memang saya belum lama memulainya. Tapi paling tidak ini bisa menjadi langkah awal untuk bisa memiliki penghasilan sendiri.

6. Pengajar Privat
Ada pepatah yang bilang kalau ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah. Berawal dari sini, dan juga keinginan untuk bisa mendapat penghasilan sendiri, maka saya sedang mencari-cari peluang untuk bisa menjadi pengajar privat. Satu hal yang mungkin agak membuat saya khawatir adalah, apakah saya masih ingat dan cukup paham dengan ilmu-ilmu masa sekolah dulu? Dan bagaimana jika saya tidak bisa mengajar dengan baik? Berhubung saya memang belum pernah mengajar dan hal yang berhubungan dengan mengajar yang paling jauh saya lakukan hanya mengajarkan adik saya saat belajar maka kesempatan ini sepertinya layak untuk dicoba. Mudah-mudahan saya mendapat kesempatan ini dan bisa saya manfaatkan dengan baik.

Well, mungkin hanya ini saja rencana besar saya selama satu semester ataupun satu tahun kedepan. Mudah-mudahan bisa direalisasikan dengan baik. Apalah artinya sebuah rencana apabila hanya jadi wacana. Bismillah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s