Berawal Dari Kesederhanaan

Sesuatu yang besar memang selalu berawal dari hal kecil. Kecil disini bisa diintepretasikan macam-macam. Bisa berarti simpel, sederhana, mudah, ataupun memang kecil secara ukuran. Untuk bisa menjelaskan hal ini dengan versi saya, saya mencoba mengambil tiga contoh yang sudah erat dengan kita : Google, BlackBerry, dan Twitter. Mengapa ketiga hal tersebut? Tentunya kita bosan jika memakai contoh yang itu-itu saja, jadi boleh lah ya memakai contoh yang lain🙂

Pertama adalah Google. Siapa sih yang tidak kenal dengan mesin pencari yang satu ini? Buat sebagian orang (termasuk saya) Google adalah solusi atas berbagai masalah yang kita hadapi. Tinggal ketikkan keyword dan voila! Ada beribu-ribu pilihan jawaban yang bisa kita ambil dan lihat. Hampir semua masalah bisa disediakan solusinya oleh Google. Begitu hebatnya Google sampai-sampai mungkin saja ada yang menganggap Google sebagai Tuhan. Sekali lagi, mungkin lho. Semoga saja iman kita cukup kuat sehingga tidak berpikir demikian, hehehe. Tapi sebenarnya yang menarik dari Google adalah kesederhanaan dan kesimpelannya. Ide dasar dari Google adalah membuat sebuah portal pencari dimana orang cukup memasukkan kata atau kalimat tertentu yang dicari dan kemudian akan dimunculkan hal yang dicari tersebut. Sesuatu yang sederhana namun cukup membantu para penggunanya bukan? Namun berkat kesederhanaannya, Google sekarang meraih kesuksesan yang luar biasa. Layanan Google pun sudah meluas ke berbagai hal dan semakin menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mempermudah aktivitas mereka. Semua hanya berawal dari sebuah mesin pencari.

Google Logo
Anda bertanya, Google punya jawabannya.
Setelah Google, mari beralih ke BlackBerry. Smartphone yang satu ini termasuk salah satu yang paling sukses di pasar seluler dunia. Bahkan di Indonesia pengguna BB saat ini adalah yang terbanyak di Asia Tenggara yaitu sekitar tiga juta pelanggan. Bandingkan dengan Malaysia yang hanya setengah dari pengguna di Indonesia. Begitu suksesnya BlackBerry sampai-sampai banyak yang meniru desain qwerty ala BB. Lantas apa yang membuat BlackBerry begitu sukses? Ternyata kuncinya ada di kemudahan dan kesederhanaanya. BlackBerry menawarkan sebuah handset yang simple karena menyatukan semua layanan dalam satu device, seperti push e-mail, Yahoo! Messenger, Windows Live, dan BlackBerry Messenger. Bahasa sederhananya : All in One. Dengan koneksi internet yang bagus, maka semua paket tersebut semakin memanjakan para pengguna telepon seluler di Indonesia yang kebanyakan merupakan pengguna layanan-layanan diatas. Ide yang sederhana bukan? Tapi dari kesederhanaan itu bisa dilihat kesuksesan dari BlackBerry. 

All-in-One Device : BlackBerry.
Yang terakhir adalah twitter. Social networking yang satu ini sudah menjamur dimana-mana. Bahkan si burung biru yang satu ini menjadi senjata andalah untuk mempromosikan ponsel-ponsel yang baru rilis dengan fitur-fitur untuk bisa nge-tweet dengan mudah. Banyaknya pengguna smartphone juga semakin membuat twitter meroket dan meraih sukses besar. Selain itu makin banyak juga pengembang yang membuat aplikasi twitter client bagi mereka yang ingin merasakan tampilan baru saat nge-tweet. UberMedia menjadi salah satu perusahaan yang terdepan dalam hal ini, dengan produk andalannya yaitu UberSocial. Lantas apa kunci sukses dari twitter? Seperti dua hal yang sudah dibahas sebelumnya, ide yang simpel dan sederhana menjadi kuncinya. Konsepnya sebenarnya mudah : anda nge-tweet, muncul di timeline, orang lain bisa me-reply ataupun retweet jika suka dengan pendapat anda. Sekali lagi, justru kesederhanaan inilah yang membuat twitter sukses dan belum bisa disaingi oleh kompetitor sejenis macam koprol ataupun plurk. Satu lagi bukti dari kesederhanaan yang berbuah kesuksesan.

Sarana berkicau paling menyenangkan.

Inti dari ketiga hal diatas hanya satu : Semua berawal dari ide yang sederhana, sesuatu yang kecil namun memberi dampak yang besar. Ini penting, karena terkadang kita terlalu berkutat mencari-cari apa hal besar yang bisa kita lakukan, padahal banyak juga hal kecil yang berdampak besar. Kapasitas sebagai mahasiswa mungkin membuat kita belum bisa melakukan hal besar, namun kita melakukan sesuatu yang sederhana dan berdampak nyata bagi sekitar kita. Saatnya kita berkarya dan melakukan perubahan sekecil apapun untuk Indonesia. Kita pasti bisa!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s