sebuah harapan kecil..

lagi iseng-iseng buka notes fb yang pernah saya tulis, ternyata saya menemukan notes ini. yang saya buat tepat setahun yang lalu.
judulnya seperti judul postingan ini.


“seberapa luas link anda?”
“berapa banyak buku yang anda baca dalam satu minggu?”
“kapan terakhir kali anda nyontek?”
“Pernah nitip absen?”
“kesalahan terbesar apa yang terakhir kali anda lakukan?”
“berapa banyak orang yang pernah anda pimpin?”
“bagaimana track record anda?”
“apa web yang pertama kalian buka?”
“suka baca koran atau berita?”

pertanyaan-pertanyaan yang muncul waktu hearing kedua kemarin ini sungguh membuat saya berpikir lagi. pertanyaan simpel yang membuat saya sadar, saya masih jauh dari mendekati sempurna.

Entah kapan terakhir saya baca buku diluar buku kuliah. Baca koran pun sudah tak sempat. Web pertama yang saya buka gak jauh dari situs jejaring sosial, bukan situs pendidikan ato berita. Link pun tak punya. Track record di itb belom ada. dan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin tidak memuaskan. belum lagi paparan visi misi para cakahim yang benar-benar dibangun dari pemikiran dan kajian yang mendalam, menunjukkan track record mereka yang sangat luar biasa. Sungguh membuat saya malu. Saya masih harus banyak belajar dari mereka, agar satu tahun dari sekarang, bila Allah mengijinkan, saya akan berada di tempat mereka berada, dengan mimpi, visi, dan misi yang tak kalah luar biasa dengan mereka. Tidak hanya luar biasa, namun juga membuat HME jadi melegenda. Dan yang terpenting, bukan hanya omong kosong belaka, namun juga dengan tindakan nyata.

Notes ini saya buat dengan harapan agar saya bisa terus belajar dan belajar, karena kita adalah manusia pembelajar. Mohon bimbingannya kawan, agar saya bisa mewujudkan mimpi saya, demi membuat semua orang tersenyum karena HME ITB. mari kita terus belajar dan berkarya di HME, karena HME adalah tempat untuk bermimpi belajar berkarya dan berkontribusi.


Sungguh gak nyangka, saya pernah menulis ini setahun yang lalu. sebuah respon atas merasa rendah dirinya saya melihat orang-orang hebat itu. Setahun berlalu, sudah siapkah saya? sudah lebih baikkah saya? apakah saya memenuhi ekspektasi teman-teman saya? ataukah saya harus mengubur mimpi saya itu? ataukah mungkin ada cara lain yang bisa saya tempuh untuk memenuhi mimpi-mimpi saya itu?


(notes asli bisa diliatΒ disini)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s